7 Gangster Wanita yang Paling Menakutkan di Dunia

Ada beberapa hal saja yang tidak lebih seksi di dunia ini jika dibandingkan dengan wanita-wanita yang memegang senjata, atau mungkin lebih tidak ada yang lebih seksi daripada harus menerima perintah dari wanit yang sama. Apa pekerjaan mereka?! Yang harus digaris bawahi adalah pekerjaan mereka sebagai “Bos Gangster” atau “GodMother”. Yang akan anda lihat di bawahi ini adalah bukan lelucon tentan wanita-wanita yang menjadi pemimpin dalam dunia Gangster. Mereka yang menyatakan bahwa dunia kriminal adalah permainan para Lelaki tidak sepenuhnya menjadi benar setelah melihat profil mereka. Bukan berarti karena mereka perempuan maka mereka tidak akan memiliki peran yang lebih besar daripada anda (lelaki).

1.Judy Moran (dipenjara 2009-sampai sekarang)

Bagaimanapun, tidak berarti bahwa organisasi seperti Keluarga Moran tidak bisa mengubah geng sesekali dan mengubah Melbourne menjadi Dodge City . Judy Moran, adalah wanita berusia 66 tahun yang memimpin Gengster terbesar di Melbourne. Dia dijuluki “family matriarch”.

2.Xie Caiping (dipenjara, 2009-sampai sekarang)

Hampir setahun yang lalu, kota Chongqing Cina mengeluarkan tindakan keras terhadap kejahatan terorganisir, sebuah operasi besar-besaran yang tertangkap hampir 1.500 tersangka, yang semuanya berada dibawah pimpinan Xie Caiping. Sebagai bos, Caiping menjalankan kasino ilegal dan bertanggung jawab untuk menjaga polisi dari belakang semua orang.

3.Sandra Avila Beltran (dipenjara 2007-sampai sekarang)

Dengan julukan seperti “Ratu Pasifik,” Sangat sulit untuk tidak membayangkan Sandra Beltran seolah dirinya seorang bajak laut. Singkat cerita, Beltran lahir dan dibesarkan untuk menjadi “GodMother” Meksiko. Pamannya adalah Godfather penyelundupan narkoba Meksiko. Dia mendapat julukan itu karena dia memfasilitasi hubungan antara kartel Valle del Norte Kolombia dan kartel Sinaloa, dan membantu mengembangkan rute penyelundupan di sepanjang Pantai Pasifik Meksiko. Sandra sendiri dipenjara saat menghadapi tuduhan kejahatan terorganisir, pencucian uang dan konspirasi untuk obat lalu lintas.

4.Rosetta Cutolo (dipenjara 1993-sampai sekarang)

Wanita ini menjadi gangster karena rasa peduli dan berduka ketika saudaranya ditangkap kepolisian Italia. Dia kemudian meneruskan bisnis yang digeluti saudaranya itu. Dia menjadi daftar tersangka yang paling dicari di Italia karena dia termasuk dalam daftar nama keluarga Raffaele Cutolo, Nuova Camorra Organizzata (NCO), yaitu gangster yang paling ditakuti di Italia. Setelah menyerbu markas polisi Italia di tahun 1981, dia menghabiskan 10 tahun sebagai buronan sampai akhirnya menyerah.

5.Maria Licciardi (dipenjara, 2001-sampai sekarang)

Dari tahun 1993 hingga 2001, Maria Licciardi adalah kepala marga Licciardi, dan “Capo di Tutti Capi” gangster dari Napoli. Di bawah membimbingnya, keluarga Licciardi menjadi lebih terorganisir, dan lebih menguntungkan dalam segala usaha mereka. Mungkin kontribusinya yang paling penting, adalah memperkenalkan prostitusi di Camorra. Padahal sebelum itu, ada beberapa jenis kode etik yang melarang mafia mendapatkan uang dari porstitusi. Hal ini mungkin tampak bertentangan dengan memikirkan seorang wanita sebagai salah satu untuk memecah penghalang prostitusi. Tapi seperti Mary Wollstonecraft pernah berkata, ketika Anda bos, akan melakukan tindakan bodoh seperti dia.

6.Maria Leon (dipenjara 2010-sampai sekarang)

Seorang ibu 44 tahun dengan 13 anak-anak mungkin terdengar tidak terlalu berbahaya. Namun berbeda dengan Maria Leon, dia menjadi pemimpin peredaran obat bius besar yang menguasai timur laut Los Angles dan Beirut. Dia mengatur bisnisnya pada saat dia memberikan pendidikan bagi anak nya.

7.Griselda Blanco (status tidak diketahui sampai sekarang)

Ketika berusia 11, dia menculik anak dari orang kaya yang tinggal bersebelahan dengan tempat dia tinggal denggan harapan mendapatkan tebusan. Ketika orang tua anak yang diculiknya menyatakan tidak mau memberikan uang tebusan, dia menembak anak itu.
Setelah pindah ke New York dari Kolombia di era 70-an dan memulai karirnya dalam penyelundupan narkoba, Blanco pindah ke Miami untuk menghindari dakwaan. Di sanalah dia meletakkan dasar bagi Miami untuk menjadi ibukota kokain dari Amerika Serikat Jangan. Blanco diyakini telah mendalangi lebih dari 200 pembunuhan selama karirnya, termasuk (kemungkinan besar) ketiga suaminya. Pada tahun 1988, ia ditangkap oleh DEA di California dan menghabiskan 16 tahun penjara. Ketika dia dibebaskan pada tahun 2004, ia dideportasi kembali ke Kolombia dan belum pernah terlihat sejak itu.

Comments are closed.

0.08MB - 0.009 seconds